Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat, KIM BRP Information Kenalkan PP Tunas Melalui Diseminasi
- Dec 10, 2025
- Isnani Aminoto
Baruh Panyambaran, Rabu,10 Desember 2025 – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) BRP Information, sebagai garda terdepan literasi digital di tingkat komunitas, aktif mengawal implementasi kebijakan pemerintah melalui kegiatan desiminasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, atau yang lebih dikenal sebagai PP TUNAS.
Kegiatan desiminasi berlangsung saat Musyawarah Desa tentang Penataan Posyandu di Halaman Kantor Desa Baruh Panyambaran ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari orang tua, Kader Posyandu, perwakilan sekolah, dan tokoh masyarakat setempat. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya regulasi baru ini dalam mencegah paparan konten berbahaya dan eksploitasi data anak di dunia maya.
Ketua KIM BRP Information,Isnani Aminoto Ketua KIM BRP Information menekankan peran strategis KIM sebagai penghubung edukasi dari pemerintah kepada masyarakat luas. "KIM memiliki peran penting sebagai edukator bagi orang tua dan penyebar panduan keamanan digital di lingkungan kita," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan respons aktif komunitas terhadap meningkatnya penggunaan internet oleh anak-anak, yang data terakhir menunjukkan 48 persen pengguna internet di Indonesia berusia di bawah 18 tahun.
Materi desiminasi mencakup beberapa pokok bahasan penting, antara lain:
- Potensi ancaman di media sosial dan internet.
- Pentingnya pengawasan dan pendampingan orang tua.
- Cara mendeteksi dan melaporkan kekerasan atau konten negatif digital.
- Peran lingkungan sekolah dalam perlindungan anak.
Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), sebelumnya telah menegaskan bahwa PP TUNAS hadir sebagai "senjata ampuh" melawan maraknya konten negatif dan adiksi digital, serta tidak menghalangi anak mengakses informasi, melainkan mengaturnya secara proporsional sesuai usia.
Melalui kegiatan ini, KIM BRP Information berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, orang tua, pendidik, dan penyelenggara platform digital dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, dan ramah anak di daerahnya.
"Ketika keamanan ekosistem digital diperkuat, yang diuntungkan bukan hanya anak-anak, tapi juga semua orang yang berada di ranah digital," tutup [Isnani Aminoto Ketua KIM BRP Information].