Kepala Desa Baruh Panyambaran Resmi Dilantik Menjadi Pengurus FPRB Kabupaten Balangan

  • May 26, 2026
  • Isnani Aminoto

Baruh Panyambaran, 26 Mei 2026. Pemerintah Kabupaten Balangan melantik Dewan Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Balangan untuk periode 2025-2029. Salah satu tokoh yang dikukuhkan dalam kepengurusan strategis ini adalah Kepala Desa Baruh Panyambaran, Handiansyah.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan ini dilaksanakan di Aula Benteng Tundakan, kompleks Kantor Bupati Balangan, yang turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, akademisi, instansi pemerintah, serta unsur legislatif dan eksekutif, sekaligus Sharing session bersama FPRB-API (Forum Pengurangan Resiko Bencana Adaptasi Perubahan Iklim) Provinsi Kalimatan Selatan. berikut pengurus inti FPRB Kabupaten Balangan

  1.     Pengarah : H. Rahmi,S.H.I (Kepala Pelaksana BPBD Balangan)
  2.     Ketua FPLB Balangan :  Hafiz Ansyari, S.Pd (Ketua Komisi III DPRD Balangan)
  3.     Wakil Ketua FPLB Balangan  : Abdul Hamid, S.Kom, M.M., M.Kom (Rektor Universitas Sapta Mandiri)
  4.     Sekretaris FPLB Balangan : Surya Darma,S.Sos (Sekretaris DPRD Balangan)
  5.     Wakil Sekretaris FPLB Balangan : Jumaidil Hairi, S.Hut, MP (Kabid PK. BPBD Balangan)
  6.     Bendahara FPLB Balangan : Elita Riani, S.KM, MM (Kabid PK BPBD Kab. Balangan)
  7.     Wakil Bendahara FPLB Balangan : Yudhi Sabara, S.Sos (Bendahara BPBD Kab. Balangan)
  8.     Ketua Bidang Edukasi FPLB Balangan : Rafiul Amal , M.Pd (Kabid Dikdas Disdik Balangan)
  9.     Ketua Bidang Kajian Advokasi dan Analisa FPLB Balangan :  Resty Faurina, S.T, M.T (Kabid Riset dan Invasi Daerah BAPPAREDA Balangan)
  10.     Kepala Bidang Kerjasama FPLB Balangan : Arein Nofaris (Mager ULP Paringin)

FPRB sendiri merupakan sebuah wadah kolaboratif yang dibentuk untuk mengoordinasikan dan mendorong upaya-upaya mitigasi, pengurangan risiko, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana di daerah. Kehadiran Kepala Desa Baruh Panyambaran dalam kepengurusan ini dinilai sangat penting, mengingat wilayah Kabupaten Balangan, khususnya Kecamatan Halong tempat Desa Baruh Panyambaran berada, termasuk dalam kawasan yang memiliki potensi kerawanan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Ditemui usai pelantikan, Handiansyah menyampaikan komitmennya untuk membawa ilmu dan sinergi yang didapat dari forum ini langsung ke tingkat tapak (desa). Menurutnya, langkah ini sejalan dengan status Desa Baruh Panyambaran yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai salah satu Desa Tangguh Bencana (Destana) percontohan di Kabupaten Balangan.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar. Dengan masuknya Desa Baruh Panyambaran dalam kepengurusan FPRB kabupaten, kami berharap koordinasi mitigasi bencana bisa lebih cepat dan terstruktur. Ini adalah langkah penting untuk mewujudkan desa yang tanggap dan tangguh dalam meminimalisir risiko bencana bagi masyarakat," tegasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan di dalam FPRB, diharapkan ketahanan masyarakat Kabupaten Balangan terhadap potensi ancaman bencana dapat semakin meningkat, serta sistem peringatan dini dan penanganan darurat dapat berjalan lebih optimal.